Bing sekarang sudah bukan sekadar “mesin pencari cadangan” lagi. Masuk tahun 2026, Bing pelan-pelan tapi pasti menguasai porsi pasar pencarian bernilai miliaran dolar—terutama untuk pengguna desktop di AS, Kanada, dan Eropa. Kalau kamu kerja di sales, operasional, atau riset pasar, mengabaikan Bing itu sama saja melewatkan tambang emas: sinyal data yang lebih sepi kompetisi dan sering kali lebih gampang ditindaklanjuti. Tapi jujur aja: menyalin hasil Bing secara manual buat dianalisis itu rasanya kayak merakit furnitur IKEA tanpa buku petunjuk—capek, rawan salah, dan biasanya berujung “ada sekrup sisa” (atau baris data yang hilang).
Makanya, saya mau ngajak kamu lihat cara mengekstrak data dari pencarian Bing pakai . Mau kamu lagi nyusun daftar prospek, mantau kompetitor, atau memetakan tren pasar, ekstensi Chrome bertenaga AI dari Thunderbit bikin scrape pencarian bing jadi super gampang—tanpa coding, tanpa template, tinggal beberapa klik. Yuk kita bahas kenapa data Bing itu bernilai, dan gimana kamu bisa mengubahnya jadi insight bisnis dalam hitungan menit.
Kenapa Perlu Mengekstrak Data dari Pencarian Bing? Membuka Insight yang Unik
Bing itu bukan sekadar “Google versi lain” dengan tampilan beda. Ini mesin pencari dengan bobot pasar yang nyata—terutama untuk konteks B2B, pasar Amerika Utara, dan segmen yang dominan desktop. Ini alasan kenapa data pencarian Bing layak kamu lirik:

- Kuat di Desktop pada Pasar Kunci: Bing menguasai , dan . Di Kanada dan Inggris, Bing juga lumayan signifikan (, ).
- Demografi Pengguna yang Berbeda: Audiens Bing cenderung sedikit lebih banyak pria (60,57%) dan paling kuat di kelompok usia 25–34—mirip Google, tapi ada perbedaan halus yang bisa krusial buat targeting niche ().
- Persaingan Lebih Longgar, Lebih Mudah Ditindaklanjuti: Karena kebanyakan tim fokusnya ke Google, SERP Bing sering kali nggak sepadat itu. Artinya, kamu bisa lebih cepat nemu kompetitor baru, celah konten, atau peluang prospek.
- Long-tail dan Pasar Niche: Integrasi Bing dengan Windows dan basis pengguna yang desktop-first bikin dia kepake banget buat alur kerja B2B, enterprise, dan riset.
Kapan Data SERP Bing Paling Bersinar
| Use Case | Kenapa Bing? | Apa yang Diekstrak |
|---|---|---|
| Lead Generation | Persaingan lebih rendah, lebih banyak direktori niche dan hasil B2B | Judul, URL, Snippet, Peringkat, Domain |
| Competitor Monitoring | Menangkap pemain baru atau perubahan pesan sebelum muncul di Google | Domain teratas, judul, snippet |
| Market/Trend Research | Melacak topik baru di pasar dominan desktop atau Amerika Utara | Fitur SERP, kueri terkait, tren |
| SEO Gap Analysis | Menemukan keyword “easy win” dengan kompetisi yang lebih lemah | Peringkat, URL kompetitor, layout SERP |
SERP Bing itu bukan sekadar cermin Google—lebih kayak “semesta paralel” dengan sinyalnya sendiri. Mengekstrak dan menganalisis data ini bisa kasih kamu keunggulan yang nyata, apalagi kalau kamu sudah capek rebutan ruang di “kotak pasir” Google yang makin sesak.
Tutorial Scraping Pencarian Bing: Langkah demi Langkah dengan Thunderbit
Sekarang kita masuk praktik. Saya bakal tunjukin cara pakai buat mengekstrak hasil pencarian Bing, ngurus pagination, dan ngerapihin data biar siap dianalisis. Tanpa coding, tanpa mumet—cara kerja yang lebih smart.
Langkah 1: Instal Thunderbit Chrome Extension
Pertama, pasang . Kamu bisa mulai gratis, dan setup-nya biasanya lebih cepat daripada bikin secangkir kopi.
Langkah 2: Jalankan Pencarian di Bing
Buka lalu ketik kueri target kamu. Untuk tutorial ini, misalnya pakai best CRM software for small business.
Langkah 3: Buka Thunderbit dan Atur Scrape
- Klik ikon Thunderbit di toolbar Chrome.
- Saat halaman hasil Bing kebuka, Thunderbit bakal otomatis mengenali konteks halamannya.
- Klik AI Suggest Fields. AI Thunderbit akan memindai halaman dan menyarankan kolom seperti:
- Title
- URL
- Snippet/Description
- Rank/Position
- Displayed Domain
Kamu bisa nambah, hapus, atau ganti nama kolom sesuai kebutuhan. Mau nangkep info ekstra seperti “Result Type” (organik/iklan)? Tinggal tambah kolom—AI Thunderbit bakal berusaha ngisinya.
Langkah 4: Aktifkan Pagination untuk Cakupan SERP Penuh
Secara default, Bing menampilkan 10 hasil per halaman, padahal insight penting sering nongol setelah halaman pertama. Fitur pagination Thunderbit bikin kamu bisa scraping sebanyak halaman yang kamu butuhkan:
- Aktifkan opsi Pagination.
- Tentukan jumlah halaman yang mau di-scrape (misalnya 5 halaman untuk 50 hasil teratas).
- Klik Scrape—Thunderbit akan otomatis pindah halaman dan menggabungkan hasilnya.
Langkah 5: Tinjau dan Ekspor Data
Begitu selesai, kamu bakal lihat tabel hasil yang sudah rapi. Kamu bisa cek ulang, filter, atau memperkaya data langsung di Thunderbit. Kalau sudah siap, ekspor ke Excel, Google Sheets, Airtable, atau CSV tinggal sekali klik—tanpa paywall, tanpa ribet.
Contoh Output Data
Walau Thunderbit itu no-code, ini gambaran seperti apa data hasil ekspor kamu:
| Query | Position | Title | URL | Displayed Domain | Snippet |
|---|---|---|---|---|---|
| best CRM software for SMB | 1 | The 10 Best CRM Software for Small Business 2026 | https://www.example.com/best-crm-2026 | example.com | Discover the top CRM tools for growing businesses... |
| best CRM software for SMB | 2 | Small Business CRM Solutions - Reviews & Pricing | https://www.example2.com/crm-reviews | example2.com | Compare features, pricing, and customer feedback... |
Struktur kayak gini enak banget buat analisis lanjutan—mulai dari memetakan domain kompetitor, mantau tren keyword, sampai bikin daftar prospek.
Perbandingan Thunderbit vs Metode Scraping Pencarian Bing Tradisional
Dulu, scraping SERP Bing sering jadi kerjaan teknis yang bikin kepala ngebul. Ini perbandingan Thunderbit vs cara-cara lama:
| Metode | Waktu Setup | Maintenance | Perlu Coding | Mendukung Pagination | Opsi Ekspor | Deteksi Field dengan AI | Scraping Subpage |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Copy-Paste Manual | Tinggi | Berkelanjutan | Tidak | Tidak | Manual | Tidak | Tidak |
| Script Python (BeautifulSoup/Selenium) | Tinggi | Sering | Ya | Ya (dengan kode) | CSV/JSON | Tidak | Ya (dengan kode) |
| Tool No-Code (Octoparse, ParseHub) | Sedang | Sedang | Tidak | Ya (perlu setup) | CSV/Excel/Cloud | Terbatas | Kadang |
| Thunderbit | Rendah | Tidak ada | Tidak | Ya (otomatis) | Excel/Sheets/Airtable/CSV | Ya | Ya (otomatis) |
Pendekatan AI dari Thunderbit bikin kamu lebih sedikit “ngoprek” dan lebih banyak menganalisis. Plus, kamu nggak dikunci ke satu format ekspor—data kamu, cara kamu.
Menggali Insight Pasar dari Data Pencarian Bing
Data SERP Bing sudah kamu pegang—terus langkah berikutnya apa? Ini beberapa cara buat mengubah data mentah jadi insight yang bisa langsung dieksekusi:
- Pemetaan Peluang Keyword: Temukan keyword di mana kompetitor lemah atau nggak muncul. Cari domain yang posisinya lebih rendah di Bing dibanding Google—ini peluang “easy win”.
- Pemantauan Kompetitor: Pantau domain mana yang mendominasi kueri target. Deteksi pemain baru atau perubahan pesan dengan membandingkan judul dan snippet dari waktu ke waktu.
- Menangkap Tren: Gabungkan snippet dan kueri terkait untuk menemukan topik yang lagi naik atau pain point pelanggan.
- Membangun Daftar Prospek: Filter hasil untuk direktori, situs perusahaan, atau halaman resource—lalu pakai subpage scraping untuk ambil info kontak atau detail produk.
Contoh Data: Dari Hasil Bing Mentah ke Insight
Tabel Mentah:
| Query | Position | Title | URL | Snippet |
|---|---|---|---|---|
| crm software | 1 | Top 10 CRMs in 2026 | example.com/top-crms | Compare the best... |
Dashboard Insight (Contoh):
| Domain | # Top 10 Rankings | Avg. Position | Catatan |
|---|---|---|---|
| example.com | 5 | 2.4 | Dominan di SMB CRM |
| rival.com | 2 | 6.5 | Pendatang baru, naik |
Dengan beberapa pivot table atau chart di Excel/Sheets, kamu bisa memvisualisasikan share-of-voice, nemuin gap, atau mantau pergerakan kompetitor dari minggu ke minggu.
Pendalaman: Memakai Subpage Scraping Thunderbit untuk Bing
Nah, di sini Thunderbit benar-benar kelihatan “giginya”. Setelah scraping SERP Bing, kamu bisa pakai Subpage Scraping untuk mengunjungi setiap URL hasil dan ngambil data yang lebih dalam—misalnya spesifikasi produk, email kontak, atau ulasan pengguna.
Cara Menggunakan Subpage Scraping:
- Di tabel hasil Thunderbit, klik Scrape Subpages.
- Pilih kolom mana yang mau diperkaya (misalnya ambil meta title, email, nomor telepon, atau H1 dari tiap halaman).
- AI Thunderbit akan mengunjungi setiap URL, mengekstrak info yang diminta, lalu menambahkannya ke tabel utama.
Contoh:
| Title | URL | Email Found | Meta Description |
|---|---|---|---|
| Best CRM 2026 | https://example.com/crm | info@example.com | The leading CRM for SMBs... |
Ini kepake banget buat sales ops, lead gen, atau siapa pun yang pengin melampaui “permukaan” hasil pencarian.
Mengekspor Data Pencarian Bing ke Excel, Google Sheets, dan Airtable
Thunderbit bikin ekspor data Bing jadi segampang itu (atau, kalau kamu kayak saya, segampang pesan pie lewat DoorDash):
- Excel: Unduh data sebagai .xlsx atau .csv—siap buat pivot table, chart, atau dashboard.
- Google Sheets: Ekspor langsung ke workspace Sheets untuk kolaborasi real-time.
- Airtable: Kirim data terstruktur ke Airtable buat filtering, tagging, atau integrasi dengan tool lain.
Semua ekspor gratis—tanpa biaya siluman, tanpa “upgrade dulu baru kebuka fiturnya”. Ini penting buat tim yang perlu berbagi, menganalisis, atau mengintegrasikan data Bing ke berbagai workflow.
Contoh Data: Format Ekspor dan Tips
Contoh Excel/CSV:
| Query | Position | Title | URL | Snippet |
|---|---|---|---|---|
| crm software | 1 | Top 10 CRMs in 2026 | example.com/top-crms | Compare the best... |
Contoh Tabel Hasil:

Tips:
- Pakai nama kolom yang jelas biar analisis lanjutan makin gampang.
- Tambahkan kolom “Scrape Date” untuk melacak kapan data dikumpulkan.
- Untuk proyek berulang, pakai scheduled scraping Thunderbit supaya Sheets atau Airtable kamu selalu up to date.
Tips Praktis: Memaksimalkan Scraping Pencarian Bing dengan Thunderbit
Setelah menjalankan puluhan scraping Bing (dan menjawab banyak pertanyaan “Kok data saya ada yang hilang?”), ini tips paling kepake versi saya:
- Gunakan Field Prompts: Kalau kamu butuh info spesifik (misalnya “hanya ekstrak domain .edu”), tambahkan prompt khusus pada kolom. AI Thunderbit makin ngebut kalau instruksinya jelas.
- Atur Kecepatan Scrape Secukupnya: Bing nggak terlalu ramah sama bot. Untuk batch kecil, pakai scraping via browser dan jangan ngebut-butan biar meminimalkan CAPTCHA atau soft block ().
- Manfaatkan Scheduling: Untuk monitoring rutin (misalnya cek kompetitor mingguan), pakai penjadwalan bahasa natural Thunderbit buat mengotomatiskan scraping kamu ().
- Tetap Patuh Aturan: Perlu diingat, Bing melarang crawling otomatis pada
/searchuntuk bot umum, dan Microsoft membatasi penggunaan untuk tujuan personal/nonkomersial. Selalu cek ketentuan dan lakukan scraping secara bertanggung jawab. - Perkaya Data Kamu: Pakai subpage scraping untuk mengambil email, spesifikasi produk, atau ulasan dari URL hasil—ini mengubah tabel SERP sederhana jadi dataset prospek/riset yang jauh lebih “nendang”.
Penutup & Poin Penting
Data pencarian Bing itu “harta karun tersembunyi” buat pengguna bisnis—terutama kalau kamu di sales, ops, atau riset dan sudah capek berebut ruang di Google. Dengan , kamu bisa mengekstrak, memperkaya, dan mengekspor data SERP Bing dalam hitungan menit, tanpa nulis satu baris kode pun.
Poin penting:
- Bing itu penting—terutama untuk workflow desktop, B2B, dan Amerika Utara ().
- Thunderbit bikin scrape pencarian bing bisa dilakukan siapa saja, berkat deteksi field berbasis AI, pagination, enrichment subpage, dan ekspor gratis.
- Ubah data Bing mentah jadi insight yang bisa ditindaklanjuti: memetakan kompetitor, menangkap tren, membangun daftar prospek, dan lainnya.
- Ekspor data ke Excel, Google Sheets, atau Airtable untuk berbagi dan analisis yang gampang.
- Lakukan scraping secara bertanggung jawab: patuhi ketentuan Bing, atur kecepatan scrape, dan gunakan pendekatan berbasis browser Thunderbit untuk batch kecil bernilai tinggi.
Siap lihat dampak data pencarian Bing buat bisnis kamu? dan coba scraping SERP Bing pertama kamu hari ini. Untuk tips lain dan tutorial lanjutan, mampir ke .
FAQs
1. Apakah scraping hasil pencarian Bing itu legal?
Scraping SERP Bing mengikuti aturan (yang melarang /search untuk bot) dan Microsoft, yang membatasi penggunaan untuk tujuan personal/nonkomersial. Untuk penggunaan bisnis, selalu tinjau ketentuannya dan lakukan secara bertanggung jawab.
2. Apa yang membuat Thunderbit lebih baik dibanding tool scraping Bing tradisional?
Thunderbit nggak butuh coding, bisa menyesuaikan diri dengan perubahan layout Bing berkat AI, menangani pagination dan subpage scraping secara otomatis, serta mengekspor data langsung ke Excel, Sheets, atau Airtable—jauh lebih cepat dan ramah untuk pengguna non-teknis.
3. Bisakah saya mengekstrak lebih dari halaman pertama hasil Bing?
Bisa. Fitur pagination Thunderbit memungkinkan kamu scraping sebanyak halaman yang dibutuhkan—tinggal tentukan jumlah halamannya, Thunderbit yang beresin sisanya.
4. Bagaimana cara memakai subpage scraping untuk hasil Bing?
Setelah scraping SERP Bing, pakai fitur “Scrape Subpages” di Thunderbit untuk mengunjungi setiap URL hasil dan mengambil data lebih dalam seperti email, spesifikasi produk, atau meta description. Ini ideal untuk bikin daftar prospek yang lebih kaya atau peta pasar yang lebih detail.
5. Opsi ekspor apa saja yang didukung Thunderbit untuk data Bing?
Thunderbit memungkinkan ekspor data pencarian Bing secara gratis ke Excel (.xlsx, .csv), Google Sheets, atau Airtable. Jadi kamu gampang berbagi, menganalisis, atau mengintegrasikan data dengan tool dan tim lain.
Mau lebih dalem lagi? Jelajahi panduan scraping dan use case bisnis lainnya di , atau subscribe untuk tutorial step-by-step. Selamat scraping—semoga insight Bing kamu selalu selangkah di depan kompetisi.
Pelajari Lebih Lanjut