Proyek scraping pertama saya dimulai dengan skrip Python buatan sendiri, proxy bersama, dan doa. Skripnya rusak tiap tiga hari.
Di tahun 2026, yang sulit bukan lagi sekadar mengambil satu halaman. Tantangannya adalah memilih workflow yang bisa merender situs modern, mengembalikan format yang dibutuhkan sistem Anda, tahan terhadap perubahan layout, dan tetap skalabel tanpa membuat setiap redesign jadi tiket kerja untuk tim engineering.
Workflow itu bisa berupa aplikasi no-code, data scraping api, custom code, atau layanan terkelola. Pilihan yang tepat tergantung pada siapa yang menjalankannya, ke mana output harus dikirim, dan seberapa besar kontrol atau beban maintenance yang ingin dimiliki tim Anda.

Berikut 11 scraping API dan platform yang pernah saya pakai atau evaluasi—apa keunggulan masing-masing, di mana kelemahannya, dan paling cocok untuk tipe tim seperti apa.
Keputusan Scraping di 2026: Interface, API, Code, atau Layanan?
Sebelum membandingkan vendor, tentukan dulu model operasional yang benar-benar Anda butuhkan:
- Aplikasi no-code: Paling pas kalau pengguna bisnis perlu menentukan field secara visual, meninjau hasil, dan mengekspor data tanpa harus memelihara kode.
- AI scraping API: Paling pas kalau produk, agent, pipeline RAG, atau layanan internal membutuhkan konten web langsung atau JSON terstruktur.
- Custom code: Paling pas kalau Anda butuh kontrol setara browser, interaksi yang tidak biasa, atau perilaku infrastruktur yang tidak diekspos oleh API terkelola.
- Layanan terkelola: Paling pas kalau hasil lebih penting daripada alatnya, dan Anda ingin vendor menangani setup, monitoring, dan pengiriman data.

Kategori-kategori ini makin sering tumpang tindih. Beberapa platform menggabungkan interface visual dengan API untuk developer, sementara yang lain fokus pada kontrol proxy level rendah atau pengiriman data sepenuhnya terkelola. Daftar di bawah membandingkan produk berdasarkan workflow yang mereka dukung saat ini.
Apa Itu Data Scraping API?
Mari balik ke dasar sebentar. Data scraping API adalah alat yang memungkinkan Anda mengekstrak data dari website secara terprogram—tanpa perlu membangun scraper sendiri dari nol. Anggap saja seperti robot yang Anda tugaskan untuk mengambil harga terbaru, ulasan, atau listing, lalu mengembalikan datanya dalam format rapi dan terstruktur (biasanya JSON atau CSV).
Bagaimana cara kerjanya? Kebanyakan scraping API menangani bagian yang ribet—rotasi proxy, penyelesaian CAPTCHA, rendering JavaScript—supaya Anda bisa fokus pada hal yang memang Anda butuhkan: datanya. Anda cukup mengirim request (biasanya berisi URL dan beberapa parameter), lalu API mengembalikan kontennya, siap dipakai di workflow bisnis Anda.
Manfaat utama:
- Cepat: API bisa men-scrape ribuan halaman per menit.
- Skalabel: Perlu memantau 10.000 produk? Bukan masalah.
- Integrasi: Mudah disambungkan ke CRM, BI tool, atau data warehouse.
Tapi seperti yang akan kita lihat, tidak semua API diciptakan sama—dan tidak semuanya sesederhana klaim “set dan lupakan”.
Cara Saya Mengevaluasi API Ini
Saya sudah cukup lama turun langsung ke lapangan—menguji, merusak, dan sesekali tanpa sengaja bikin server saya sendiri kena DDoS (jangan bilang ke tim IT lama saya). Untuk daftar ini, saya fokus pada:
- Keandalan: Benarkah bekerja, bahkan di situs yang sulit?
- Kecepatan: Seberapa cepat hasilnya bisa dikirim saat skala besar?
- Harga: Apakah terjangkau untuk startup dan tetap masuk akal untuk enterprise?
- Skalabilitas: Bisa menangani jutaan request, atau tumbang di angka 100?
- Kemudahan bagi developer: Dokumentasinya jelas? Ada SDK dan contoh kode?
- Dukungan: Saat ada masalah (dan pasti akan ada), apakah bantuan tersedia?
- Feedback pengguna: Ulasan nyata dari dunia nyata, bukan sekadar materi marketing.
Saya juga banyak mengandalkan pengujian langsung, analisis ulasan, dan masukan dari komunitas Thunderbit (kami cukup cerewet soal kualitas).
11 API yang Layak Dipertimbangkan di 2026
Siap masuk ke inti pembahasan? Berikut shortlist saya saat ini untuk web scraping API dan platform yang cocok untuk pengguna bisnis dan developer di tahun 2026.
1. Thunderbit

Gambaran Umum:
Thunderbit kini menawarkan AI web scraper no-code sekaligus Web Scraper API untuk developer. Untuk pengguna API, ada dua endpoint inti yang memisahkan pengambilan konten dari ekstraksi terstruktur: Distill mengubah URL menjadi Markdown yang bersih, sedangkan Extract memakai JSON Schema untuk menghasilkan data terstruktur yang tervalidasi. Ini membuatnya berguna untuk ingestion RAG, tool agent, enrichment database, pemantauan harga, dan dataset multi-sumber.
Fitur Utama:
- Distill untuk konten URL ke Markdown, dengan rendering JavaScript dan opsi link, gambar, metadata, ringkasan, jawaban, dan highlight
- Extract untuk JSON berbasis skema tanpa CSS selector atau aturan parsing per situs
- Panggilan sinkron per halaman plus batch asynchronous; Batch Distill menerima hingga 100 URL dan Batch Extract hingga 50
- Autentikasi bearer key, status batch per URL, error handling yang siap retry, polling, dan signed webhook
- CLI, SDK, MCP, automasi, dan jalur integrasi agent terdokumentasi untuk workflow teknis
Harga:
API punya jatah gratis sekali pakai sebesar 600 unit. Distill dikenakan 1 unit per halaman dan Extract 20 unit per halaman. Paket Starter seharga $16/bulan bila ditagih tahunan, dengan 60.000 unit tahunan dan 30 concurrent request; Pro mulai $40/bulan ditagih tahunan, dengan 600.000 unit tahunan dan 50 concurrent request. Cek harga Thunderbit API sebelum dipublikasikan karena batas penggunaan dan harga paket bisa berubah.
Cocok Untuk:
Tim yang ingin ekstraksi berbasis AI tanpa harus memelihara selector, terutama kalau organisasi yang sama juga butuh workflow visual untuk operator dan API untuk developer.
Kompromi Utama:
Thunderbit dioptimalkan untuk ekstraksi berbasis intent dan skema, bukan kontrol proxy atau browser level rendah. Kalau use case Anda bergantung pada penyetelan sesi proxy individual atau scripting interaksi halaman yang tidak biasa, API yang berfokus pada proxy atau stack automasi browser custom mungkin lebih cocok.
Explore the Thunderbit Web Scraper API
2. Oxylabs
Gambaran Umum:
Oxylabs adalah juara kelas berat untuk ekstraksi data web skala enterprise. Dengan pool proxy yang sangat besar dan API khusus untuk semuanya, dari SERP hingga e-commerce, ini jadi pilihan utama Fortune 500 dan siapa pun yang butuh keandalan dalam skala besar.
Fitur Utama:
- Jaringan proxy sangat besar (residential, datacenter, mobile, ISP) di 195+ negara
- Scraper API dengan anti-bot, penyelesaian CAPTCHA, dan rendering headless browser
- Geotargeting, session persistence, dan akurasi data tinggi (tingkat sukses 95%+)
- OxyCopilot: asisten AI yang otomatis menghasilkan kode parsing dan query API
Harga:
Mulai sekitar ~$49/bulan untuk satu API, $149/bulan untuk akses all-in-one. Termasuk free trial 7 hari dengan hingga 5.000 request.
Feedback Pengguna:
Konsisten dapat ulasan bagus di G2 karena keandalan dan dukungan. Kekurangan utamanya? Harganya mahal, tapi sebanding dengan apa yang Anda dapat.
3. ScrapingBee
Gambaran Umum:
ScrapingBee adalah sahabat developer—sederhana, terjangkau, dan fokus. Anda kirim URL, lalu mereka menangani headless Chrome, proxy, dan CAPTCHA, lalu mengembalikan halaman yang sudah dirender atau langsung data yang Anda butuhkan.
Fitur Utama:
- Rendering browser headless (dukungan JavaScript)
- Rotasi IP otomatis dan penyelesaian CAPTCHA
- Stealth proxy pool untuk situs yang sulit
- Setup minimal—cukup satu panggilan API
Harga:
Ada free tier dengan 1.000 API credits, tanpa perlu kartu kredit. Paket berbayar mulai $49/bulan (Freelance tier, 250.000 credits) menurut scrapingbee.com/pricing.
Feedback Pengguna:
Konsisten dapat review bagus di G2. Developer suka kesederhanaannya; pengguna non-kode mungkin merasa fiturnya agak terlalu minimal.
4. Apify
Gambaran Umum:
Apify adalah pisau Swiss Army untuk web scraping. Anda bisa membangun scraper custom (“Actors”) dengan JavaScript atau Python, atau memakai library besar berisi actor siap pakai untuk situs populer. Fleksibilitasnya bisa mengikuti kebutuhan Anda.
Fitur Utama:
- Scraper custom dan siap pakai (Actors) untuk hampir semua situs
- Infrastruktur cloud, scheduling, dan manajemen proxy sudah termasuk
- Ekspor data ke JSON, CSV, Excel, Google Sheets, dan lainnya
- Komunitas aktif dan dukungan Discord
Harga:
Ada paket gratis dengan kredit platform senilai $5. Paket berbayar mulai $29/bulan (Starter) ditambah penggunaan pay-as-you-go menurut apify.com/pricing.
Feedback Pengguna:
Dapat review bagus di G2 dan Capterra. Developer suka fleksibilitasnya; pemula biasanya butuh waktu belajar.
See how Apify compares to Thunderbit
5. Decodo (sebelumnya Smartproxy)
Gambaran Umum:
Decodo (rebranding dari Smartproxy, kini sepenuhnya aktif di decodo.com) menonjolkan value dan kemudahan penggunaan. Platform ini menggabungkan jaringan proxy besar dengan scraping API untuk web umum, SERP, e-commerce, dan media sosial — semuanya dalam satu langganan, dan Web Scraping API all-in-one yang baru diluncurkan hadir dengan 100+ template bawaan dan AI Parser.
Fitur Utama:
- API scraping terpadu untuk semua endpoint (tidak perlu add-on terpisah)
- Scraper khusus untuk Google, Amazon, TikTok, dan lainnya
- Dashboard ramah pengguna dengan playground dan code generator
- Dukungan live chat 24/7
Harga:
Mulai sekitar ~$50/bulan untuk 25.000 request. Free trial 7 hari dengan 1.000 request.
Feedback Pengguna:
Dipuji karena value for money dan respons dukungan yang cepat.
6. Octoparse
Gambaran Umum:
Octoparse adalah jagoan no-code. Kalau Anda tidak suka coding tapi suka data, aplikasi desktop point-and-click ini (dengan fitur cloud) memungkinkan Anda membangun scraper secara visual dan menjalankannya secara lokal atau di cloud.
Fitur Utama:
- Visual workflow builder—cukup klik untuk memilih field data
- Ekstraksi cloud, scheduling, dan rotasi IP otomatis
- Template untuk situs populer dan marketplace untuk scraper custom
- Octoparse AI: mengintegrasikan RPA dan ChatGPT untuk pembersihan data dan automasi workflow
Harga:
Paket gratis untuk hingga 10 local task. Paket berbayar mulai $83/bulan, atau $69/bulan bila ditagih tahunan (fitur cloud, task tanpa batas). Uji coba gratis 14 hari untuk fitur premium.
Feedback Pengguna:
4.4/5 di G2. Disukai pengguna non-kode, tapi pengguna tingkat lanjut mungkin akan menemukan batasan.
7. Bright Data
Gambaran Umum:
Bright Data adalah pemain besar—kalau Anda butuh skala, kecepatan, dan semua fitur yang ada, inilah platformnya. Dengan jaringan proxy terbesar di dunia dan scraping IDE yang kuat, platform ini memang dibangun untuk enterprise.
Fitur Utama:
- 400M+ IP (residential, mobile, ISP, datacenter)
- Web Scraper IDE, data collector siap pakai, dan dataset yang bisa langsung dibeli
- Anti-bot canggih, penyelesaian CAPTCHA, dan dukungan headless browser
- Fokus pada kepatuhan dan legalitas (inisiatif Ethical Web Data)
Harga:
Skema pay-as-you-go untuk Web Scraper API adalah $1,50 per 1.000 record, dengan paket Scale $499/bulan termasuk 384.000 record dan $1,30 per 1.000 record di atas itu. Anda hanya membayar delivery yang berhasil. Ada free tier 5.000 record per bulan tanpa kartu kredit. Produk proxy dijual terpisah berdasarkan per-GB. Lihat brightdata.com/pricing/web-scraper untuk angka terbaru.
Feedback Pengguna:
Dipuji karena performa dan fiturnya, tetapi harga dan kompleksitasnya bisa jadi hambatan bagi tim kecil.
8. WebAutomation
Gambaran Umum:
WebAutomation adalah platform berbasis cloud yang dirancang untuk non-developer. Dengan marketplace extractor siap pakai dan builder no-code, platform ini sangat cocok untuk pengguna bisnis yang ingin data, bukan kode.
Fitur Utama:
- Extractor siap pakai untuk situs populer (Amazon, Zillow, dll.)
- Builder extractor no-code dengan UI point-and-click
- Scheduling cloud, pengiriman data, dan maintenance sudah termasuk
- Harga berbasis baris (bayar sesuai yang diekstrak)
Harga:
Paket Project seharga $74/bulan (~400 ribu baris/tahun), pay-as-you-go $1 per 1.000 baris. Free trial 14 hari dengan 10 juta credit.
Feedback Pengguna:
Pengguna suka kemudahan penggunaan dan harga yang transparan. Dukungan membantu, dan maintenance ditangani oleh tim.
9. ScrapeHero
Gambaran Umum:
ScrapeHero berawal sebagai konsultan scraping custom dan kini menawarkan platform cloud self-service. Anda bisa memakai scraper siap pakai untuk situs populer atau meminta proyek yang sepenuhnya dikelola.
Fitur Utama:
- ScrapeHero Cloud: scraper siap pakai untuk Amazon, Google Maps, LinkedIn, dan lainnya
- Operasi no-code, scheduling, dan pengiriman data via cloud
- Solusi custom untuk kebutuhan unik
- Akses API untuk integrasi terprogram
Harga:
Paket cloud mulai serendah $5/bulan. Proyek custom mulai dari $550 per situs (sekali bayar).
Feedback Pengguna:
Dipuji karena keandalan, kualitas data, dan dukungan. Cocok untuk scale-up dari DIY ke solusi terkelola.
10. Sequentum
Gambaran Umum:
Sequentum adalah pisau Swiss Army untuk enterprise—dibangun untuk kepatuhan, auditability, dan skala besar. Kalau Anda membutuhkan sertifikasi SOC-2, audit trail, dan kolaborasi tim, ini adalah alatnya.
Fitur Utama:
- Desainer agent low-code (point-and-click plus scripting)
- Deployment SaaS berbasis cloud atau on-premise
- Manajemen proxy bawaan, penyelesaian CAPTCHA, dan browser headless
- Audit trail, role-based access, dan kepatuhan SOC-2
Harga:
Pay-as-you-go ($6/jam runtime, $0,25/GB ekspor), paket Starter mulai $199/bulan. Kredit gratis $5 saat pendaftaran.
Feedback Pengguna:
Enterprise suka fitur kepatuhan dan skalabilitasnya. Ada kurva belajar, tetapi dukungan dan pelatihannya sangat kuat.
11. Grepsr
Gambaran Umum:
Grepsr adalah layanan ekstraksi data terkelola—Anda cukup bilang apa yang dibutuhkan, lalu mereka yang membangun, menjalankan, dan memelihara scraper untuk Anda. Pas banget untuk bisnis yang ingin data tanpa ribet teknis.
Fitur Utama:
- Ekstraksi terkelola (“Grepsr Concierge”)—mereka menyiapkan dan memelihara semuanya
- Dashboard cloud untuk scheduling, monitoring, dan mengunduh data
- Berbagai format output dan integrasi (Dropbox, S3, Google Drive)
- Bayar per record data, bukan per request
Harga:
Starter pack seharga $350 (ekstraksi sekali jalan), langganan berulang diberi harga custom.
Feedback Pengguna:
Klien suka pengalaman yang bebas repot dan dukungan yang responsif. Cocok untuk tim non-teknis dan mereka yang lebih menghargai waktu daripada utak-atik.
Tabel Perbandingan Cepat: API Web Scraping Terbaik
Berikut ringkasan untuk semua 11 platform:
| Platform | Tipe Data yang Didukung | Harga Awal | Free Trial | Kemudahan Penggunaan | Dukungan | Fitur Menonjol |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Thunderbit | Halaman web, Markdown, JSON terstruktur | Gratis / $16/bln ditagih tahunan | 600 unit sekali pakai | API + no-code | Dasar/prioritas tergantung paket | Distill, ekstraksi JSON Schema, batch job, webhook |
| Oxylabs | Web, SERP, e-com, properti | $49/bln | 7 hari/5k req | Berorientasi developer | 24/7, enterprise | AI OxyCopilot, pool proxy besar, geo-targeting |
| ScrapingBee | Web umum, JS, CAPTCHA | $49/bln | 1k kredit | API sederhana | Email, forum | Headless Chrome, stealth proxy |
| Apify | Web apa pun, siap pakai/custom | Gratis/$29/bln + usage | Gratis selamanya | Fleksibel, kompleks | Komunitas, Discord | Marketplace Actor, infrastruktur cloud, integrasi |
| Decodo | Web, SERP, e-com, sosial | $50/bln | 7 hari/1k req | Ramah pengguna | Live chat 24/7 | API terpadu, playground kode, value tinggi |
| Octoparse | Web apa pun, no-code | Gratis/$69/bln | 14 hari | Visual, no-code | Email, forum | UI point-and-click, cloud, Octoparse AI |
| Bright Data | Semua web, dataset | $1,50/1k record | 5K record/bln | Powerful, kompleks | 24/7, enterprise | Jaringan proxy terbesar, IDE, dataset siap pakai |
| WebAutomation | Terstruktur, e-com, properti | $74/bln | 14 hari/10M baris | No-code, template | Email, chat | Extractor siap pakai, harga per baris |
| ScrapeHero | E-com, maps, pekerjaan, custom | $5/bln | Ya | No-code, terkelola | Email, tiket | Scraper cloud, proyek custom, pengiriman Dropbox |
| Sequentum | Web apa pun, enterprise | $0/$199/bln | Kredit $5 | Low-code, visual | High-touch | Audit trail, SOC-2, on-prem/cloud |
| Grepsr | Apa pun yang terstruktur, terkelola | $350 sekali bayar | Sample run | Sepenuhnya terkelola | Dedicated rep | Setup concierge, bayar per data, integrasi |
Memilih Alat Web Scraping yang Tepat untuk Bisnis Anda
Jadi, alat mana yang sebaiknya Anda pilih? Begini cara saya membaginya untuk tim yang saya bantu:
-
Kalau Anda ingin tanpa kode, setup cepat, dan ekstraksi field berbasis AI:
Pakai Thunderbit AI Web Scraper saat operator perlu menentukan, meninjau, dan mengekspor data secara visual. Octoparse dan WebAutomation juga layak dicoba kalau Anda lebih suka workflow visual yang lebih konvensional atau marketplace extractor siap pakai.
-
Kalau Anda butuh konten web yang rapi atau JSON terstruktur di dalam produk atau agent:
Mulailah dengan Thunderbit Web Scraper API saat ekstraksi berbasis skema dan minim maintenance selector itu penting. ScrapingBee adalah API rendering yang simpel; Apify menawarkan platform terprogram yang lebih luas; Oxylabs dan Bright Data menyediakan infrastruktur proxy dan enterprise yang lebih dalam.
-
Kalau Anda butuh kontrol browser atau proxy maksimal:
Pilih API yang berfokus pada proxy atau stack automasi browser custom. Anda akan menanggung lebih banyak setup dan maintenance, tetapi bisa menyetel sesi dan interaksi pada level yang lebih rendah.
-
Kalau Anda butuh compliance, auditability, atau fitur enterprise:
Sequentum memang dibuat untuk itu. Harganya lebih tinggi, tetapi sangat layak untuk industri yang teregulasi.
-
Kalau Anda cuma ingin semuanya diurus orang lain:
Grepsr atau layanan terkelola dari ScrapeHero adalah jalannya. Anda bayar sedikit lebih mahal, tapi tekanan darah Anda akan berterima kasih.
Dan kalau masih belum yakin, sebagian besar platform ini menyediakan free trial—jadi coba saja langsung!
Poin Penting
- API web scraping kini jadi kebutuhan penting untuk bisnis berbasis data — laporan Mordor Intelligence tahun 2026 menempatkan pasar ini di $1,03 miliar pada 2025 dan memproyeksikan nilainya akan hampir dua kali lipat pada 2030, dengan data pelatihan AI, intelligence e-commerce, dan pemantauan SERP sebagai pendorong utama pertumbuhan.
- Workflow lebih penting daripada labelnya. Gunakan aplikasi no-code untuk pekerjaan yang dipimpin operator, API untuk workflow yang tertanam atau digerakkan agent, custom code untuk kontrol browser yang tidak biasa, dan layanan terkelola saat Anda ingin menyerahkan pengiriman data ke pihak lain.
- Setiap API/platform punya kekuatannya masing-masing:
- Thunderbit untuk alur kerja Distill berbasis AI dan Extract berbasis skema
- Oxylabs dan Bright Data untuk skala dan keandalan
- Apify untuk fleksibilitas
- Decodo untuk value
- WebAutomation untuk no-code
- Sequentum untuk compliance
- Grepsr untuk data terkelola tanpa repot
- Thunderbit kini masuk ke kategori no-code dan API sekaligus. Scraper visualnya cocok untuk operator, sementara Distill, Extract, batch job, dan webhook mendukung workflow developer dan agent.
- Alat terbaik adalah yang paling cocok dengan workflow, anggaran, dan kemampuan teknis Anda. Jangan takut bereksperimen!
Kalau Anda ingin mencoba jalur API, mulai dari Thunderbit Distill atau Extract. Kalau Anda lebih suka workflow visual, gunakan Thunderbit AI Web Scraper. Untuk panduan implementasi lainnya, jelajahi Thunderbit Blog.
Dan ingat: di dunia web data, satu-satunya hal yang berubah lebih cepat daripada website itu sendiri adalah teknologi yang kita pakai untuk men-scrape-nya. Tetap penasaran, tetap otomatis, dan semoga proxy Anda tidak pernah diblokir.


